Tampilkan postingan dengan label Siksa Kubur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siksa Kubur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2012

Lirik Lagu SIKSA KUBUR St. Kristo




Burung Bangkai
14 Ayat – Di Wahyukan Oleh Andre Tiranda, Septian Maulana, Dan Revan Bramadika
Musik Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Ku buka mataku menatap kasat maya. Dalam raga gila karya angkasa. Isak awali destinasi penuh duri. Genggam erat jari kala kuasai misi.
  • 2.    Hei Jakarta apakabar mu kota tua. Sambutlah anganku menyatu dengan nafsuku. Kuhirup buas tak ramah udaramu. Nikmati bualmu menuju tidurku.
  • 3.    Sudut timur kota marilah bercengkrama. Jejaliku dengan kasar budayamu. Beriku sayap tuk terbangi langit kelammu. Sambil kuhisap asap kabut surga. Tinggi.
  • 4.    Burung bangkai pinggiran kota. Arungi dimensi ria. Burung bangkai pinggiran kota. Kau jual satu kubeli tiga.
  • 5.    Ketika kota mulai terlelap. Burung bangkai kembangkan sayap.
  • 6.    Menatap nyalang, ikuti naluri liar terdalam. Tekad terikat. Terkubur ribuan bangkai tersayat. Kudekap malam, langitku menyatu bersama hitam.
  • 7.    Kencingi gerbang norma. Tetapkan standar dosa. Pikul sendiri salibnya.
  • 8.    Hiruk pikuk sejak sekarat. Berakar benci, berbuah dendam. Basahi bulu liarku, suntikan rasa ingin memangsa. Ereksi cakar muda.
  • 9.    Suci terpelanting mati. Membatu menjadi sepi. Dengan congkak ku khianati.
  • 10.                      Diskusi memori berkarat. Di balut tawa aditif. Predikat penghisap aktif.
  • 11.                      Burung bangkai pinggiran kota. Barisi suara di sunyinya hampa. Bergema menawar tiket surga. Berdesak hempaskan luka.
  • 12.                      Langkah tergerak kasar. Seraya ikuti intuisi. Puaskan lapar.
  • 13.                      Sesosok burung bangkai. Pencabik mangsa nokturnal. Sajikan selebrasi maksimal.
  • 14.                      Menguliti perih jasad terkapar. Terkapar tanpa daya. Terkapar berselimut luka.


Merah Hitam Hijau

10 Ayat – Diwahyukan Oleh Septian Maulana
Music Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Padu padankan, strategi melawan. Hantam musuh, lalu hancurkan. Merah terbakar, hasrat yang lapar. Hitam merasuk, menjerat menusuk.
  • 2.    Diri yang jadi saksi agresi. Garda terdepan milik pasukan menawan. Memperkasai keranjingan ku. Menanti selebrasi bersama asap surgawi.
  • 3.    Bakar terus, hisap terus. Serang terus, hajar terus.
  • 4.    Ku bela karna sejarah. Ku gila hingga sempurna. Gadaikan sedikit nyawa. Pulihkan sobekan luka.
  • 5.    Merah, hitam, hijau. Merah, hitam, hijau.
  • 6.    Hancurkan, remukkan. Hancurkan, serangan.
  • 7.    Terbisu gugup menunggu. Hasil gemilang ciptaan peluang. Ku tunggu datangnya menang. Walau serapah terus menerjang.
  • 8.    Bakar terus, hisap terus. Serang terus, hajar terus.
  • 9.    Kuhisapi hingga tinggi. Asap murni terinjeksi. Hijau murni milik bumi. Kubakar lagi dan lagi.
  • 10.                      Merah, hitam, hijau. Merah, hitam, hijau.


Surga Temaram

11 Ayat – Diwahyukan Oleh Septian Maulana
Music Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Sebuah fakta yang menenggelamkan. Arti suci berbalas beban. Mengurai semunya perjalanan. Memaksa aborsi keyakinan.
  • 2.    Kuhempas kehamparan luas. Bersama semayamkan petaka. Kuremas birahi terbuas. Nikmati supremasi memuja tawa.
  • 3.    Seutuhnya ku incar surga. Walau ku tau ada harganya. Surga dupliksi karya mucikari. Surga dengan hamparan bidadari.
  • 4.    Peredaran eksekusi fantasi. Menjalar penuh pasti. Disini ku bayar mimpi. Mimpi telanjangi toleransi.
  • 5.    Terlukis sempurna. Harga nyata sihir mata. Malam yang terberkati, reproduksi hasrat mati. Derap langkah, singkirkan lelah. Terancang mutakhir, dengan takdir terukir.
  • 6.    Dalam lemah berserah. Kusuntik hingga muntah. Setan berbisik cara, cara melunasi Tanya.
  • 7.    Abaikan tentang dosa, setubuhi habis rasa. Abaikan tentang dosa, setubuhi habis rasa.
  • 8.    Terimakasih luka, kau ajarkan temukan tawa. Layani secangkir tendensi, refleksi raih prestasi.
  • 9.    Temani aku wahai jalang, buat aku muntah hingga senang. Hisapi candu liar ku, agar hasrat terbayar penuh.
  • 10.                      Surga samar, amis residu. Surga samar, melumat beku. Surga samar, simpan usia. Surga samar, berbayar harga.
  • 11.                      Seutuhnya ku incar surga. Walau ku tau ada harganya. Mesin hebat penjajah rasa. Mesin hebat penakluk nyata.





420

9 Ayat – Diwahyukan Oleh Septian Maulana
Music Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Nyalakan api dan mulai pestanya. Tertawalah di pelataran surga. Semerbak murni aroma menyapa. Menjangkiti kami dan berpusara.
  • 2.    Rantai kuat erat mengikat. Rutinitas pekat menyekat. Memenggal harga diri. Menjual kepingan mimpi.
  • 3.    Kami mutlak terisolasi. Menggapai sejumlah ilusi. Dipaksa untuk konsumsi. Seporsi tai setiap hari.
  • 4.    Sambut tetrahidrokanabinol. Euforia surga nyata. Budi daya puja rasa. Resap asap umbar tawa. Gila.
  • 5.    Ini milik bumi, hijau sungguh murni. Harta paling suci, tiada tertandingi.
  • 6.    Semesta tertawa, semesta menganga. Melahap sederet luka, mutlak sempurna. Menempa mata, merah rona merata. Gelora pesta pora, rayakan semua.
  • 7.    Ritual substansi herbal. Indikasi capai kekal. Ritual substansi herbal. Konsumsi atau menyesal.
  • 8.    Lihatlah asapnya menari, mengelilingi. Lihatlah asapnya menari, menertawai. Semua tertunduk takluk mengabdi. Konsumsi terus tanpa henti.
  • 9.     Sambut tetrahidrokanabinol. Euforia surga nyata. Gila.


Industri Monster Distorsi

10 Ayat – Diwahyukan Oleh Septian Maulana
Music Oleh Andre Tiranda
  • 1.    Satu langkah mengintimidasi. Citra tinggi hasil distorsi. Rangkum hitam dimensiku. Bingkai erat waktu dan nafsu. Gemuruh suara parau berseru. Berseru teriakkan serbu. Serbu !
  • 2.    Punggawa dengan persenjataan tawa. Bermental baja walau kasat tanpa dana. Hembusan dominasi nafas api. Memijaki kasarnya waktu dengan tinggi.
  • 3.    Raga hasil rajahan hitamnya malam. Merancang hebat bisnis perapian. Sesosok raja dengan jutaan mata. Penoreh sejarah resital bunyi kematian.
  • 4.    Industri monster distorsi. Resonansi laskar pememnggal kesunyian.
  • 5.    Industri monster distorsi. Hadirkan nereka demi nyatanya kesunyian.
  • 6.    Konsumsi habis testamen iblis, kucurkan darah amis perjuangan. Hisap tahta kemelut langit dan bumi, sebarkan tiket neraka tertiggi. Setara sama rata, setara penuh daya. Memerah rata mata, berbalas tawa di pagi buta.
  • 7.    Tampil illegal dengan senyum menyeringai. Bentuk raga terkutuk dengan taring membingkai. Pembentuk senjata nada genosida. Pembentuk senjata penebar petaka. Ku rancang hitam dengan sempurna. Demi anti stagnasi jalan ini.
  • 8.     Raga hasil rajahan hitamnya malam. Merancang hebat bisnis perapian. Sesosok raja dengan jutaan mata. Penoreh sejarah resital bunyi kematian.
  • 9.    Industri monster distorsi. Epigone kelakar Lucifer kelaparan.
  • 10.                      Industri monster distorsi.lampaui dekade suarakan kematian.


Bersama Bermuatan Bencana

8 Ayat – Diwahyukan Oleh Septian Maulana
Music Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Selembar kisah lumrah, sekumpulan mental murah. yang lupa harga sumpah. Bendera musik bawah tanah. Hisap ini serapah, kalian bernyali sampah.
  • 2.    Kami berjalan bersama, berjuang genggam trisula. Berpegang saling menjaga. Apa makna tahta, tanpa pesta nyata. Pesta tentang perjalanan, pesta tentang pencapaian.
  • 3.    Bersama bermuatan bencana. Simbolkan baja usung di dada. Berjubah hitam sama merata. Aliansi lingkar api paling nyata.
  • 4.    Senandungkan lagu hitam, dengan suara terkelam. Layangkan pesan suram, isi hati yang terdalam.
  • 5.    Seakan lumpuh etika. Kalian haus tahta. Menelan muntah pasar. Kalian lupa akar.
  • 6.    Selamanya kami tetap binatang, dan akan selalu keras berdendang. Penuh sejuta kesenangan, tunjukan ekspresi beringas dan siap melibas.
  • 7.    Teroreh api atas nama kontribusi, inilah cara paling murni gapai mimpi. Rancang lah dedikasi sepenuh hati, raih lah utuh kemenangan abadi.
  • 8.    Bersama bermuatan bencana. Bersama kami teramat bahaya. Bersama bermuatan bencana. Bersama kami lahap semua.
 
Kelelawar Hijau

8 Ayat - Diwahyukan Oleh Septian Maulana Dan Revan Bramadika
Music Oleh Andre Tiranda


  • 1.    Lantang menantang siap menendang. Penuh benih kebencian usang. Kami berdendang setan pun senang. Melayani hari dengan berperang.
  • 2.    Tak perlu kau bersukur. Inilah lagu terbaik untuk siksa kubur mu. Ketika kau tertidur. Inilah lagu terbaik untuk mimpi buruk mu.
  • 3.    Jangan berharap esok hari akan terang. Saat matahari telah di mangsa si raja malam. Teriak lantang dengan gema suara parau. Melayang terbang dengan sayap berwarna hijau.
  • 4.    Terlihat menjerat tatapan sekarat. Menumbuh kembang wacana menyayat.
  • 5.    Melumat liar dendam sahabat. Berkumandang hebat penuh kesumat.
  • 6.    Yang bersembunyi dalam kegelapan. Bertaring tajam penuh kebencian. Akan menggelegar bersama lapar. Mencabik mental hingga terkapar.
  • 7.    Lantang menantang siap menendang. Penuh benih kebencian usang. Kami berdendang setan pun senang. Melayani hari dengan berperang.
  • 8.    Kelelawar hijau. Kelelawar hijau. Kelelawar hijau. Kelelawar hijau. 

Minggu, 22 Januari 2012

SIKSAKUBUR

     

SIKSAKUBUR / SK berdiri pada tgl 6 Juli 1996 di Jakarta Timur. Pada tahun 2001 SK merilis album pertamanya yang berjudul “THE CARNAGE” dibawah bendera Extreme Soul Production, Bandung, dengan line up Japs (Vokal), Godhell (Gitar), Burgenk (Bass), Gorust (Drum).
Kemudian dengan line up yang sama mereka merilis album ke2 nya yang berjudul “BACK TO VENGEANCE” di tahun 2002 lewat label Rottrevore Records. Namun tak lama setelah album kedua ini selesai direkam, Godhell keluar dan diganti oleh Bimorbid (Absolute Defiance) dan Andre Tiranda (Revitol / Bloody Gore). Formasi ini pun bertahan hanya beberapa bulan saja, karena Bimorbid keluar sehingga hanya menyisakan Japs (Vokal), Gorust (Drum), Burgenk (Bass) dan Andre (Gitar). Kemudian tak lama setelah itu Burgenk pun memutuskan untuk keluar karena alasan studi, dan Yudi Bebek (Authority) pun masuk untuk melengkapi formasi SK saat itu.
Tahun 2003 SK kembali masuk studio untuk merekam album ke 3 nya yang berjudul “EYE CRY”, masih dibawah bendera Rottrevore Records, dan kembali direkam di studio K , Jakarta dibawah tangan dingin Yuda sang operator yang cukup legendaris di scene underground Jakarta. Di mixing di Bandung oleh Dadi Beer, ternyata album ini mendapat respon yang sangat diluar dugaan…sehingga mampu terjual sekitar 4000 keping kaset dan cd nya. Berbekal album ini SK pun akhirnya mendapat kesempatan lebih luas untuk tampil di berbagai daerah, mulai dari acara acara komunitas underground, hingga akhirnya mampu bermain di acara acara musik dengan skala lebih besar. Bahkan akhirnya di tahun 2005 SK
mendapat kesempatan untuk menjadi “headliner” di IJ METAL FEST 2005 di negeri singa Singapura.
Tahun demi tahun berjalan hingga di tahun 2007 SK kembali masuk studio untuk merekam album ke 4 nya yang berjudul “PODIUM”, tetap bersama Rottrevore Records. Dan album ini pun menjadi album terakhir Andyan Gorust bersama SK.
Tak berapa lama setelah menyelesaikan sesi rekaman, Gorust mengundurkan diri. Setelah melakukan beberapa pencarian, akhirnya Prama Jangex (Kill For / Alexander) pun terpilih untuk menduduki posisi drum. Masalah belum berakhir, tak lama sesudah mendapatkan drumer pengganti, malah Yudi Bebek mengundurkan diri karena alasan pekerjaan, sehingga kembali pencarian personil pun dilakukan. Dan Ewin (Extracensory/Corporation of Bleeding) pun akhirnya terpilih untuk menggantikan Yudi.
Akhirnya pada akhir tahun 2007 formasi SK adalah Japs (vokal), Andre (gitar), Prama (drum) dan Ewin (bass), yang dilanjutkan dengan berbagai show untuk mempromosikan album ke 4 nya. Di tahun 2008 SK melakukan mini tour Jawa – Bali dengan tajuk “AGENDA BENCANA TOUR 2008”. Dan di tahun 2009 SK mendapat kesempatan untuk menjadi “headliner” GEGEY FEST di negeri jiran, Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur.
Di penghujung tahun 2009, SK kembali masuk studio rekaman untuk merekam album ke 5 nya yang diberi judul “TENTARA MERAH DARAH”, kali ini lewat Fast Youth Records. Setelah merampungkan proses rekaman dan setelah melakukan berbagai pembicaraan dikarenakan kebutuhan musikalitas untuk mendukung album baru ini, maka SK memutuskan untuk menambah satu orang gitaris lagi, dan pilihan pun jatuh kepada Nyoman (Death Valley / Funeral Inception) untuk melengkapi formasi terbaru SK.
Dengan formasi teranyar yaitu Japs (vokal), Andre (gitar), Prama (drum), Ewin (bass) dan Nyoman (gitar), SK pun kembali melakukan berbagai show di berbagai daerah. Dan untuk mendukung perilisan album Tentara Merah darah, SK melakukan tour Jawa – Bali yang bertajuk “TENTARA MERAH DARAH 2010”,
dan merupakan tour tersukses sepanjang karier SK. Tour pun dilanjutkan di negara tetangga Malaysia, dimana SK mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi 4 kota di Malaysia, yaitu Penang, Perak, Kuala Lumpur dan Johor Baru. Dan sampai saat ini SK masih sering sekali melakukan pertunjukan di berbagai daerah di Indonesia.
Di akhir 2010, karena alasan pekerjaan, Japs mengundurkan diri dari posisi vokal yang sudah 11 tahun dipegangnya. Tanpa membutuhkan waktu lama, Septian (Distrust) menggantikan posisinya dan tiga minggu setelahnya, Siksakubur menggelar mini tour 6 kota di Jawa, bertajuk High Across Java Tour 2010
dalam rangka memperkenalkan formasi baru SK.
Di awal tahun 2011, Prama Pramurdito, drummer SK digantikan oleh Adhytia Perkasa (Funeral Inception) dan berlanjut dengan menggelar tour XV Melibas, yaitu sebuah tour memperingati 15 tahun SK ke 8 kota di Jawa dan Bali.
SK saat ini tengah mempersiapkan album keenam mereka dan akan terus berusaha berkarya and memajukan scene death metal di Indonesia … KEEP METAL ALIVE !

Dischography :


Album Title - The Carnage
Release Year - 2001
Release Labels - Extreme Souls Production



Album Title - Back to Vengeance
Release Year - 2002
Release Labels - Rottrevore Records

Album Title - Eye Cry
Release Year - 2003
Release Labels - Rottrevore Records



Album Title - Podium
Release Year - 2007
Release Labels - Rottrevore Records



Album Title - Tentara Merah Darah
Release Year - 2010
Release Labels - Fast Youth Records